Saat Miskin Sang Istri Sabar Setia Dampingi Suami, Namun Saat Kaya Ia Abaikan Istrinya Hingga “Kejadian Mengagetkan” Bikin Ia Menyesal!


Dibalik suksesnya seorang suami, ada istri hebat di belakangnya. Mungkin ungapan itu sering kali kita dengar. Namun hal tersebut memang benar mungkin terjadi. Dibalik kesuskesan suami ada istri yang setia, memberikan support, menenangkan, memperhatikan asupan makan bagi pria yang sedang berjuang. Tapi setelah sukses terkadang ada godaan lain yang datang. Bagi pasangan yang kuat dan senantiasa mengingat seperti apa perjalanan dan perjuangan mereka dulu tentunya akan melewati hal tersebut. Namun tidak bagi ebberapa pasangan yang mungkin hingga kini banyak yang mengalaminya, misalkan sang suami tergoda wanita lain di saat ia sudah sukses dan memiliki segalanya. Sehingga suami tersebut meninggalkan dan melupakan istri yang padahal adalah wanita yang menemani dia dari nol.
Jika hal tersebut terjadi, maka akan ada titik balik di mana ada perasaan bersalah dan ingin kembali. Seperti sebuah video satu ini yang semoga menjadi pengingat kita untuk senantiasa saling menghargai pasangan masing-masing dalam keadaan apapun. Yuk simak di bawah ini:
“Aku adalah seorang suami yang sedang berjuang dan berusaha untuk mensejahterakan keluarga kecilku. Maka di mulai semenjak aku menikah, aku terus berusaha meskipun itu kecil-kecilan. Ya dulu aku pernah menjual keripik di pinggir jalan. Hari itu, ada seorang pria mendatangiku dan bertanya apa yang sedang aku lakukan? tentu berjualan, lalu ia bertanya apakah aku suka berbisnis? Ya tentu. Ia memberikan sebuah kartu nama dan mengatakan minggu depan jika aku ada waktu senggang segera temui dirinya. Aku sedikit keheranan dengan sosok pria tersebut.

Kadang aku berpikir dan merasa kasihan pada istriku yang dengan setianya menemani dan tidak malu suaminya hanya menafkahi dari menjual keripik. Sesampainya di rumah aku menanyakan pada istriku apa ia baik-baik saja dengan kehidupan kita miskin begini? Namun jawaban ia begitu menyentuh hati ku, bahwa masih ada tempat tinggal dan bisa makan. Ya! Beginilah kehidupanku sagat miskin. Dan aku bersyukur memiliki istri yang sabar dan setia bersamaku walaupun susah.

Dari masa-kemasa aku tak menyerah mencari peluang untuk usahaku ini. Hingga aku menemu pria yang pernah memberikanku sebuah kartu nama. Dia adalah pak Ali seorang usahawan online yang sukses. Aku mencoba belajar darinya agar aku menjadi seorang pengusaha yang sukses pula seperti dirinya. Pak Ali merupakan orang yang tegas dan sangat terobsesi dengan bisnis.  Bagi dia tidak ada urusan yang lebih penting dari pada bisnis termasuk keluarga. Pada awalnya aku tak menyukai caranya, namun lama kelamaan pengorbanan dan kerja kerasku membuahkan hasil. Aku tak menyangka bisa mencapai sejauh ini, semua hal yang aku inginkan satu persatu bisa tercapai. Tapi…

Tanpa aku sadari, aku semakin jauh dengan istriku. Aku mulai mengabaikannya dan mulai tak mempedulikannya. Kadang saat istriku tiap pagi menyiapkan sarapan aku tak pernah memakannya, dengan alasan aku sibuk. Saat ia memintaku untuk memakannya aku pernah memarahinya jika aku tak pernah minta dibuatkan sarapan. Istriku dari dulu adalah orang yang perhatian tak jarang ia menghubunguku untuk sekedar bertanya sudah makan, dan sebagainya.

Namun hari itu saat aku sedang rapat, istriku menghubungi aku dan pak Ali mengetahui bahwa istriku menelepon sehingga aku tak terlalu fokus dengan apa yang ia jelaskan. Tentu pak Ali marah dan mengatakan jika uanglah yang saat ini paling penting. Karena aku dan istriku tak bisa bahagia tanpa adanya uang. Istriku yang terus menerus menghubungi ku begitupula saat perjalanan pulang membuatku semakin kesal. Hingga aku angkat teleponnya dan kumarahi dia. Namun malam itu saat aku sedang mengangkat telepon istriku, aku menabrak seseorang yang bahkan tak ku tolong. Iya aku kabur setelah menabraknya.

Ssesampainya di rumah aku mencari istriku namun dia tak ada di semua sudut rumah. Saat aku lihat meja makan di situ tertata rapi dan romantis makanan yang istriku persiapkan lengkap dengan bunga dan sepucuk surat. Saat aku hendak membacanya ada telepon masuk, ternyata itu dari polisi yang mengatakan jika istriku tertabrak sebuah mobil berwarna putih. Aku sangat kaget dan shock.

‘Kepada suamiku, aku ingin meminta maaf malam ini aku tak minta izin abang.
Aku keluar untuk berikan abang hadiah ulang tahun pernikahan kita. Mungkin aku adalah seorang istri yang tak paham kesibukanmu. Namun aku merindukan sosok abang dan kehidupan kita yang dulu. Walaupun kita susah tapi kita bahagia’ begitulah isi suratnya. Akupun menangis tak tertahankan setelah membacanya. Namun ada telepon lagi dari polisi yang mengatakan ternyata yang tertabrak bukanlah istriku tapi adalah…….”
Luangkan masa bersama keluarga tercinta, sebab mungkin itu adalah terakhir kita berjumpa dengan mereka.
Sumber video: Youtube
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==