Nama Achmad Rifai tiba-tiba saja menghiasi banyak halaman utama portal berita media daring, setelah sang pengacara tersebut dikabarkan menikahi Risty Tagor dan sudah sah menjadi suami artis cantik itu.
Pengacara Achmad Rifai diketahui adalah suami Risty Tagor yang baru.
Pengacara Achmad Rifai ramai diberitakan lantaran disebut-sebut sebagai suami baru artis Risty Tagor yang pernah menjadi kliennya.
Achmad Rifai yang dikabarkan menikahi artis Risty Tagor itu namanya memang cukup dikenal di dunia hukum, pasalnya ia beberapa kali menangani kasus-kasus hukum dan menjadi pengacara beberapa tokoh publik ternama di Indonesia.
Nama Achmad Rifai yang kini ramai di media sosial lantaran dikabarkan telah menikahi Risty Tagor sejatinya meroket sejak menjadi pengacara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2009.
Ketika itu, Polri menetapkan Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto, dua pimpinan KPK sebagai tersangka, 21 orang tim pengacaranya nyaris lunglai.
Kala itu, Bibit dan Chandra sudah pasrah dan bakal melakukan pembelaan diri di pengadilan saja.
Namun, dalam kondisi buntu itulah Achmad Rifai memprakasai terobosan hukum.
Ia menggugat balik tindakan Polri itulah yang diduga bentuk kriminalisasi terhadap KPK.
Pengacara Achmad Rifai yang kini ramai diberitakan telah menikahi artis cantik Risty Tagor, saat memberi keterangan kepada para wartawan di Ditreskrimsus Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Selasa (22/11/2016). (KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG)
Istilah "kriminalisasi" yang dicetus Achmad Rifai membius publik kala itu.
Saat itu juga, muncul istilah Cicak Vs Buaya yang sempat membuat heboh.
Bukan hanya menjadi pengacara KPK saja, pengacara Achmad Rifai pun turut menangani banyak kasus para artis.
Achmad Rifai pun bukan sosok asing di kalangan artis Indonesia.
Artis-artis semisal Shinta Bachir, vokalis Setia band Charly Van Houten, sampai Gatot Brajamusti.
Background
Achmad Rifai yang kini dikabarkan menjadi suami Risty Tagor itu adalah pria kelahiran di Jombang, 14 Januari 1970.
masa kecil anak keenam dari dua belas bersaudara ini ditempa oleh keprihatinan.
Ayahnya, Madzkur, seorang pensiunan tentara.
Sejak non-aktif, sang ayah hanya pedagang keliling.
Ibunya, Siti Aminah, ibu rumah tangga.
Ibunya, Siti Aminah, ibu rumah tangga.
Meski taraf hidup rendah, tapi mereka diasuh dengan cita-cita tinggi, sebagaimana lingkungan Jombang yang melahirkan tokoh besar. Seperti tokoh "Satu Gus + Dua Cak" (Gus Dur, Cak Nur, Cak Nun), dan sebagainya.
Menumpahkan cita-cita masa kecilnya menjadi dokter, ia lulus ujian nasional di Fakultas Kedokteran di salah satu universitas ternama di Jawa Tengah.
Tapi karena keterbatasan biaya, kesempatan jadi dokter urung dia ambil.
"Le (anak-ku), maafkan bapak. Bapak tidak mampu membiayai kuliahmu. Ini kesalahan bapak." Itulah kata-kata ayahnya, yang sampai hari ini masih membekas dalam diri Achmad Rifai.
Sejak itu, Ketua Tim Advokasi Relawan Nasional Rumah Koalisi Indonesia Hebat (RKIH) Jokowi-JK 2014 ini kuliah di Fakultas Hukum Universitas Darul 'Ulum (Undar), Jombang.
Tamat dari Undar, ia melanjutkan pendidikan master di tiga universitas.
Meraih gelar magister hukum di UGM, di kampus iniah ia berteman dekat dengan Suhardi Alius; sekarang Kabareskrim Polri.
Ia juga master ilmu kriminologi UI. Di kampus kuning ini ia berteman dekat dengan Arminsyah; kini Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI.
Tamat dari UI, ia melengkapinya dengan kuliah di Australia; tamat sebagai master Business of Law di Melbourne University.


